DOA DAN HARAPAN SEBELUM WHOLE BODY SCAN (WBS)
Tanggal
18 Juli 2016 saya pikir akan dilaksanakan Whole Body Scan (WBS) pasca ablasi
tiga bulan lalu, ternyata tanggal tersebut merupakan temu janji dengan Dokter
Spesialis Onkologi dan Radioterpi untuk membuat surat rujukan ke salah satu
rumah sakit di Subang Jaya Selangor Malaysia. Ternyata rumah sakit tempat
dimana saya diablasi waktu itu belum memiliki fasilitas tersebut. Sehingga WBS harus dilaksanakan di Subang Jaya Selangor
dengan jadwal tanggal 22 Agustus 2016 nanti.
Sebelum
pelaksanaan WBS saya harus menjalani puasa Levothyroxine
Sodium berupa thyrax yang dimulai tanggal 18 Juli 2016 dan diet rendah
iodin mulai tanggal 8 Agustus 2016. Hidup tanpa hormon thyrax rasanya nano-nano. Untuk itu saya harus banyak
makan buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Setelah
menjalani pengangkatan kelenjar tiroid secara total 10 tahun yang lalu, maka
saya harus mengkonsumsi hormon tersebut seumur hidup. Hanya pejuang kanker
tiroid yang bisa merasakan bagaimana tubuh tanpa hormon thyrax.
Walaupun
saat ini menjalani puasa hormon thyrax dan diet rendah iodin saya tetap bisa
melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti biasanya dan tetap menjaga kondisi
tubuh dalam keadaan vit. Saya tidak mau jadi manusia cengeng, harus kuat,
semangat dan tangguh untuk melawan kanker tiroid yang ada dalam tubuh. Saya
tidak peduli sejak kapan dia ada dalam tubuh? Sudah berapa lama dia bertahan?
yang jelas saya harus siap menghadapi dan berusaha untuk melawannya setiap hari
dan melakukan pengobatan sampai tuntas. Walaupun harus menjalani WBS sampai ke
Subang Jaya Selangor. Padahal saya belum pernah sekalipun sampai ke sana hingga
saat ini. Selama dalam melakukan pengobatan hanya di Malaka Malaysia saja.
Tetapi selagi ada niat dan kemauan InsyaAllah akan selalu ada jalan dan
allkhamdulillah ada keluarga dari sebelah pihak suami yang merupakan warga
negara Malaysia siap membantu.
Harapan
saya agar WBS nanti berhasil dengan baik dan tidak terjadi metastase ke organ tubuh
lainnya, mengingat selama 10 tahun pasca operasi tidak melakukan pengobatan
secara rutin. Baca di sini: http://wiyatirino.blogspot.co.id/2016/06/cerita-di-balik-kanker-tiroid.html Namun saya tidak akan menyesali semua yang sudah
terjadi yang terpenting kedepannya saya akan melakukan pengobatan secara rutin
dan tuntas demi untuk sehat. Untuk itu mohon doanya ya teman-teman.

Semoga hasil WBS nya sesuai harapan mba Yati dan kita semua ya. Amin..
BalasHapusTerus semangat ya mba
terharu...terharu....terharu....tapi yati hebat...hebat....hebat....aku salut.....kagum....tapi...hnya bisa berdoa...semoga hasilnya sesuai harapan dan tuhan mengirimkn orang2 tk terduga yg memudahkn segala urusan yati..
BalasHapusAmin.... terima kasih ya mbak yun tersayang...
BalasHapusAmin... terima kasih ya neng...
BalasHapus